Polisi Ciduk 9 Orang, Diduga Pembacok 3 Anggota Ormas di Depok
DEPOK - Pasca-bentrokan Organisasi Masyarakat (Ormas) di Jalan Ibnu Armah, Kelurahan Pangkalan Jati Baru, Kecamatan Cinere, Depok, Tim Penjaga Gangguan dan Antikerusuhan (Jaguar) Polresta Depok menangkap sembilan pria anggota ormas dari rumah di wilayah Kelurahan Limo, Kecamatan Limo, Kota Depok, Sabtu 15 September 2018 sore.
Kesembilan pria tersebut diduga pelaku pembacokan terhadap 3 anggota ormas saat keributan Sabtu dini hari kemarin. Selain itu, Tim Jaguar turut mengamankan dan menyita 10 senjata tajam berbagai jenis.
"Sembilan orang tersebut, berikut 10 senjata tajam berbagai jenis milik mereka, langsung kami serahkan ke Polsek Limo, sore ini pula," kata Kepala Tim Jaguar Polresta Depok Iptu Winam Agus kepada Okezone, Minggu (16/9/2018).
Winam melanjutkan, pihaknya akan memeriksa lebih lanjut dan proses hukum bagi yang terbukti terlibat dalam bentrokan antarormas tersebut atau pembacokan tiga orang yang menjadi korban dalam bentrokan itu.
"Masih ada beberapa orang lagi yang kami buru terkait bentrokan di Cinere. Tim Jaguar memburunya bersama petugas serse dari Unit Reskrim Polsek Limo," pungkasnya.
Sebelumnya, bentrokan antardua kubu Ormas terjadi di Jalan Ibnu Armah, Kelurahan Pangkalan Jati Baru, Kecamatan Cinere, Depok, Sabtu 15 September 2018 sekira pukul 03.00 WIB. Kedua kubu bersitegang itu disebabkan karena adanya pemasangan bendera salah satu ormas di wilayah tersebut.
Kapolsek Limo Kompol Muhammad Iskandar membenarkan peristiwa bentrokan ormas yang terjadi di wilayah hukumnya. Akibat pecahnya bentrokan dua ormas itu, tiga orang harus dilarikan ke klinik terdekat akibat luka bacok.
"Benar ada bentrokan dini hari tadi antarormas, dan tiga orang mengalami luka bacokan dan harus mendapatkan pengobatan di salah satu klinik. Ketiga korban yang terkena bacok, yakni Dedi di punggung bagian kiri, Oji luka di tangan kanan dan M Sukri luka di bagian tubuhnya," kata Iskandar saat dihubungi wartawan.

Tidak ada komentar