Selamat Datang di Berita Kejadian Dunia || Kami Menyediakan Berita-berita kejadian yang ada di Dunia || WWW.PELANGIGOAL.COM

Header Ads

Bola-Logo

Modus penangkaran, nenek 60 tahun di Jember ekspor burung langka

Burung langka yang diekspor nenek ke Luar negeri. ©2018 Merdeka.com/Mochammad Andriansyah
Diduga menjalankan bisnis ekspor-impor hewan langka, LDK, nenek berusia 60 tahun terpaksa berurusan dengan polisi. Dari penangkapan warga Jember ini, polisi mendapati 443 ekor burung berbagai jenis.

Diduga menjalankan bisnis ekspor-impor hewan langka, LDK, nenek berusia 60 tahun terpaksa berurusan dengan polisi. Dari penangkapan warga Jember ini, polisi mendapati 443 ekor burung berbagai jenis.
Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Luki Hermawan mengatakan, dari ratusan ekor burung yang diamankan pihaknya itu, terdiri dari 212 ekor Nuri Bayan, 4 ekor Nuri Bayan anakan, 6 Nuri Merah, 6 Garuda Victoria, 11 ekor Kakatua, dan sejumlah jenis burung dilindungi lainnya.
Modus bisnis jual-beli burung milik tersangka ini dengan melakukan penangkaran burung dilindungi atas nama CV Bintang Terang di Dusun Krajan, Kecamatan bangsalsari, Jember.
"Izinnya (CV Bintang Terang) mati Tahun 2015, tapi kegiatan penangkaran burung dilindungi ini tetap berlangsung," terang Luki yang turun langsung ke TKP didampingi jajaran Polres Jember, Selasa (9/10).
Bahkan, kata jenderal polisi bintang dua ini, diduga, burung-burung dilindungi ini dijual sampai ke luar negeri. "Tapi kita masih mendalami kasus ini. Kami juga masih memilah-milah mana yang hasil penangkaran dan yang titipan."
Selebihnya, pihak Polda Jawa Timur akan bekerjasama dengan Balai Besar Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) untuk melakukan pendalaman. "Kami tertibkan bersama BKSDA. Tidak menutup kemungkinan masih ada di tempat lain," ucapnya.

Tersangka akan dijerat Pasal 21 ayat (2) huruf (A) dan (E) Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990, tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya dengan ancaman 5 tahun penjara dan denda Rp 100 juta.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.